Istri Tersembunyi Keluarga Jiao Yang Memiliki Perjanjian

Keluarga Jiao Yang Memiliki Perjanjian

Hiruk pikuk di kota A tidak pernah berhenti, jalanan kota begitu ramai, banyak orang yang berlalu lalang. Malam itu hujan turun dengan deras. Guntur dan petir saling bersahutan di tengah kegelapan malam.

Mansion keluarga Jiao terletak di tengah-tengah kota, Jiao Li tinggal bersama kakek dan Neneknya. Orang tuanya telah lama meninggal. Dia tidak mengingat bagaimana penampilan orang tuanya. Kecuali dari secarik foto yang di tinggalkan orang tuanya

****

Jiao Li duduk meringkuk di kamarnya, kepalanya terbenam di antara kedua lututnya. Hari-hari yang dia lalui sangat biasa. Tidak ada yang istimewa. Dia adalah wanita yang sangat cantik. Kulitnya putih seperti porselen, matanya bulat dengan bola mata berwarna abu, dia memiliki rambut pirang kecoklatan, hidung yang mungil dan juga memiliki fitur wajah yang halus.

Tidak ada yang tau bahwa dia memiliki kecantikan yang luar biasa kecuali keluarganya. Dia tidak peduli dengan rumor yang beredar, dia hanya ingin merasa hidup nyaman dan damai.

Dia jarang bersosialisasi dengan orang lain. Bahkan mungkin tidak pernah keluar rumah jika tidak ada keperluan. Masyarakat bahkan sudah lupa bahwa keluarga Jiao Li masih memiliki anak tertua yang di elu-elukan mempunyai wajah yang jelek dan mempunyai keterbelakangan mental. Jiao Li juga memiliki tempramen yang buruk dan kasar. Semua itu adalah gosip yang entah sumbernya dari mana namun rumor itu berhembus secepat angin yang datang.

Semua rumor tentang Jiao Li tidak pernah bagus, terlebih keluarganya bahkan tidak pernah membantah dan mengklarifikasi, membuat masyarakat semakin yakin bahwa Jiao Li memang benar sesuai rumor yang di gosip kan.

Sangat berbeda dengan Jiao Li, adiknya Jiao Yun adalah wanita top sosialita, dia di kenal sebagai wanita ramah dan menjadi incaran para kaum Adam. Tak ayal saat berita pernikahan keluarga Lee dengan keluarga Jiao di umumkan, publik dengan sendirinya berasumsi bahwa itu adalah perjanjian pernikahan antara Tuan Muda Lee dan juga Nona Jiao Yun.

Tidak ada pasangan yang lebih fenomenal dari pada ini. Nona kedua dari keluarga Jiao dan anak dari keluarga Lee, semua orang mengatakan bahwa mereka adalah pasangan yang di takdir kan oleh surga. Meskipun mereka juga tidak tau siapa kira-kira yang akan di nikahkan apakah anak tertua atau kah anak kedua. Yang manapun mereka berdua adalah Tuan Muda tampan yang sangat layak untuk wanita idola mereka.

Nona Jiao Yun sangat cantik dan menawan. Sedangkan kedua Tuan Muda Lee sangat tampan dan kaya raya. Masyarakat secara alami merasa iri. Keluarga Jiao begitu beruntung karena memiliki anak perempuan seperti Jiao Yun, tidak ada yang kurang darinya kepribadian dan parasnya begitu menakjubkan.

Secara alami dia menjadi incaran para kaum Adam, juga para wanita mengidolakannya wanita baik yang berakhir dengan pria gang juga baik.

Jiao Yun merasa senang karena dia akan menikah dengan Tuan Muda Lee, awalnya dia tidak mengira bahwa Ayahnya dulu memiliki perjanjian pernikahan dengan keluarga Lee, dari kecil dia di didik menjadi wanita berkelas dengan keanggunan dan sendok emas di mulutnya. Dia tidak mengerti bagaimana Ayahnya bisa memiliki perjanjian pernikahan namun apapun itu, dia merasa semua sangat bagus. Dia harus terus menjadi wanita top sosialita.

Jika dia menjadi Nyonya Muda Lee dia akan semakin di kagumi dan para wanita akan semakin iri padanya. Sedari kecil dia selalu mendapatkan apapun yang dia inginkan. Dia tumbuh menjadi gadis yang angkuh dan sombong. Kakeknya begitu memanjakannya dan dia merasa puas dengan itu.

Saat kakeknya mengatakan bahwa keluarganya akan memiliki pernikahan dengan keluarga Lee, dia sangat senang. Tentu saja karena merasa tidak ada yang lebih pantas untuk Tuan Muda Lee selain dirinya. Dia menjadi semakin sombong dan angkuh.

Meskipun dia juga tidak tau apakah yang akan di nikahi nya adalah anak pertama atau anak kedua. Dia tidak masalah dengan kedua orang itu siapa yang tidak mengenal mereka. Mereka berdua adalah pria idaman para wanita. Publik secara alami menobatkan mereka sebagai pria yang paling layak di jadikan suami.

Kemanapun Jiao Yun pergi, dia selalu menjadi perbincangan. Dari mulai pakaian yang dia kenakan hingga kehidupan pribadinya tidak pernah luput dari sorotan media.

Hingga masyarakat menjadi lupa bahwa keluarga Jiao memiliki anak tertua yang di rumorkan jelek dan memiliki tempramen yang buruk.

"Lihatlah, itu Nona dari keluarga Jiao, sungguh top sosialita, dia sangat cantik,"

"Aku dengar dia juga sangat baik terhadap orang-orang di sekitarnya, beginilah seharusnya top sosialita berprilaku, dia adalah idolaku,"

"Aku sangat iri karena dia bisa memiliki pernikahan dengan keluarga Lee, bukankah kedua Tuan Muda Lee sangat tampan. Keluarga Lee juga tidak main-main seberapa banyak kekayaannya bahkan tidak ada yang tau,"

"Ah, kau benar. Tuan Muda Lee begitu mengagumkan, entah itu anak tertua ataupun anak kedua, keduanya memiliki kualitas yang bagus, namun rumor mengatakan bahwa anak tertua adalah pria yang dingin,"

"Aku tidak masalah dengan kedua pria itu, mereka berdua adalah yang terbaik. Meskipun Tuan Muda tertua memiliki tempramen yang dingin namun, apakah dia masih akan dingin jika yang menjadi istrinya adalah seorang top sosialita, pria mana yang tidak akan luluh dengan Nona keluarga Jiao, semua pria bertekuk lutut padanya,"

"Bukankah keluarga Jiao juga memiliki anak tertua,"

"Maksudmu, gadis jelek yang punya tempramen buruk. Eiiy, mana mungkin dia bisa di bandingkan dengan top sosialita kita,"

"Ah, aku bahkan sudah lupa bahwa keluarga Jiao masih memiliki anak tertua,"

"Bukankah seharusnya anak tertua yang lebih dahulu menikah,"

"Aiya, siapa yang mau menikah dengan gadis seperti itu, aku dengar dia memiliki keterbelakangan mental juga memilki kepribadian yang kasar, Orang tua mana yang akan membiarkan anaknya menikah dengan gadis seperti itu,"

"Kau benar,"

Semua orang mulai berspekulasi dengan pendapatnya masing-masing, mereka menyanjung Nona kedua dan menghina Nona pertama.

*****

Sementara itu, di sebuah mansion mewah, terdengar suara perdebatan sengit di sana.

Terlihat dua orang yang masih terus beradu mulut.

"Ayah, mengenai perjanjian itu, aku tidak masalah jika yang akan aku nikahi adalah Nona Jiao Yun, tapi aku dengar keluarga Jiao juga memiliki anak tertua, rumor mengatakan bahwa anak tertuanya memliki wajah yang jelek dan juga keterbelakangan mental, aku tidak ingin memiliki pernikahan dengannya, aku tidak peduli lagi dengan posisi sebagai Presdir, aku tidak membutuhkannya untuk apa jika keesokan harinya aku akan mati di tangan gadis itu,"

Anak kedua dari keluarga Lee, yaitu Tuan Muda Lee Mo, merasa bahwa keputusan Ayahnya sangat gegabah. Keluarga Lee memilki perjanjian pernikahan namun tidak menyebutkan secara spesifik mengenai Nona mana yang mereka nikahi.

Keluarga itu memiliki dua orang anak yang satu top sosialita dan yang satu buruk rupa. Tidak masalah jika dengan wajahnya namun rumor juga mengatakan bahwa dia memiliki keterbelakangan mental. Tentu saja dia tidak ingin menikah dengan orang yang bisa di sebut gila. Jika dia harus menikah maka pilihannya hanya Nona kedua yaitu Jiao Yun.

"Pernikahan itu di buat oleh kedua keluarga, keluarga Lee dan juga keluarga Jiao, keluarga kita memiliki hutang pada keluarga Jiao, ini tidak bisa di lunasi dengan uang, perjanjian itu telah di buat di atas rumah para leluhur. Jika keluarga kita ingin membatalkannya kita harus mendatangi rumah leluhur dan meminta mereka untuk bangkit dari kuburnya. Apa kau masih waras, apa aku harus menggali kuburan orang yang sudah mati,"

Tuan Lee Myung sangat frustasi dengan anak keduanya, dia begitu menentang pernikahan ini. Sebenarnya dia juga tidak setuju, perjanjian itu di buat oleh leluhur keluarga mereka, dia tidak bisa membatalkan secara sepihak. Jika dia ingin membatalkan perjanjian maka dia membutuhkan proses yang sangat panjang.

"Ayah akan coba berdiskusi dengan Tetua keluarga Jiao, Ayah akan mengusulkan bahwa yang menikah adalah anak kedua dari keluarga Jiao dan juga kau anak kedua dari keluarga Lee,"

Setelah mendengar ucapannya Lee Mo akhirnya merasa tenang, dia tidak masalah dengan wajah namun sangat takut dengan riwayat keterbelakangan mental.

Bagaimana jika wanita itu tiba-tiba melukainya ketika dia tidak sadar.Bagaimana jika wanita itu mencekiknya ketika dia tidur, dia tidak bisa membayangkan kehidupannya mungkin akan cepat berakhir.

Persetan dengan posisi sebagai Presdir jika yang harus dia korbankan adalah nyawanya.

Di tengah perdebatan sengit itu tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka.

"Braaak,"

Sontak kedua orang itu menengok,

"Aku yang akan menikah dengannya,"Ucapnya.

Pustaka Top Up Pengaturan Menu
A- A+
Tambahkan ke Rak

Yakin